Tidak bisa membayangkan jaman dahulu membuat bangunan megah yang begitu indah yang tersusun dari bebatuan. Selain bentuknya yang indah juga banyak terlukis ukiran-ukiran disetiap dindingnya. Candi yang terletak di kota Magelang ini merupakan salah satu 7 keajaiban dunia meski sudah mengalami pemugaran. Candi Borobudur ini merupakan peninggalan budaya agama Budha yang dibuat pada jaman Syailendra. Saya mengunjungi Candi borobudur ini lebih dari 3 kali. Sewaktu kecil bersama keluarga, study tour bersama teman SMP, study tour bersama teman-teman kursus bahasa inggris, dan mengantar teman SMP yang jauh-jauh datang dari Surabaya.
Saat memasuki wisata Borobudur, kita memasuki parkiran yang sangatlah luas dengan para pedagang asongan yang sigap menawarkan jajananya. Dari sovenir khas borobudur juga makanan ringan dan suara musik khas jawa yang mengalun indah. Selain pedagang khas asongan yang turut meramaikan tempat parkiran, juga ada kios-kios kecil pinggir jalan. Setelah membayar tiket masuk, kita akan ditawari untuk menyewa payung. Dan sebelum kita memasuki lokasi candi megah tersebut, sekarang ini kita diwajibkan memakai kain batik, dan itu gratis.
Meski teriknya matahari, tidak menggoyahkan semangat para wisatawan untuk menikmati salah satu keajaiban ini. Tidak hanya wisatawan domestik yang meramaikan tempat wisatawan ini, wisatawan luar negeri juga banyak yang menikmatinya, sehingga tempat wisata candi borobudur ini sering dijadikan tempat praktik anak SMP, SMA hingga mahasiswa untuk belajar bahasa Inggris langsung kepada wisatawan manca. Borobudur sekarang masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak.
Relief yang terdapat pada dinding candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha yang menceritakan ajaran hidup manusia yang sangat indah. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha dan sejarah. Untuk menikmati relief indah tersebut kita harus berjalan mengitari punden demi punden tingkat candi borubudur yang terdiri dari beberapa tingkat.
Setelah menikmati keindahan candi Borobudur di pintu keluar kita langsung menuju pasar borobudur yang menyajikan oleh-oleh khas borobudur, dari kaos, gantungan kunci, dan pernak-pernik lainya. Selamat berlibur,..
Meski teriknya matahari, tidak menggoyahkan semangat para wisatawan untuk menikmati salah satu keajaiban ini. Tidak hanya wisatawan domestik yang meramaikan tempat wisatawan ini, wisatawan luar negeri juga banyak yang menikmatinya, sehingga tempat wisata candi borobudur ini sering dijadikan tempat praktik anak SMP, SMA hingga mahasiswa untuk belajar bahasa Inggris langsung kepada wisatawan manca. Borobudur sekarang masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak.
Relief yang terdapat pada dinding candi Borobudur mencerminkan ajaran sang Budha yang menceritakan ajaran hidup manusia yang sangat indah. Karenanya, candi ini dapat dijadikan media edukasi bagi orang-orang yang ingin mempelajari ajaran Budha dan sejarah. Untuk menikmati relief indah tersebut kita harus berjalan mengitari punden demi punden tingkat candi borubudur yang terdiri dari beberapa tingkat.
Setelah menikmati keindahan candi Borobudur di pintu keluar kita langsung menuju pasar borobudur yang menyajikan oleh-oleh khas borobudur, dari kaos, gantungan kunci, dan pernak-pernik lainya. Selamat berlibur,..
Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Indonesia
sumber foto:
http://obyekwisatamancanegara.blogspot.com/
http://eryan1808.wordpress.com/
http://aryowidiyanto.blogspot.com/
,
12:45 AM
,
0
comments





